iTapuih.com - Transkrip Lengkap Pidato Anne Hathaway di UN Women: Don't Make Us Wait (Inggris - Indonesia). Dalam rangka merayakan Hari Perempuan Internasional, Anne Hathaway menyampaikan pesan yang sangat kuat tentang keadilan, kekerasan berbasis gender, dan pentingnya gerakan feminis otonom. Pidato ini menantang dunia untuk tidak lagi membuat perempuan menunggu demi mendapatkan hak dasar dan keamanan mereka.
Dengarkan Audio Pidato:
ENGLISH SPEECH | ANNE HATHAWAY: Don't Make Us Wait (Full Transcript)
Speaker: Anne Hathaway (UN Women Global Goodwill Ambassador)
Hello. What an honor it is for me to be here with you today on behalf of UN Women to find myself once again in the privileged position of adding my voice to the ever-expanding chorus of those who celebrate International Women's Day.
I'm sure I don't need to tell you that this is a strange, thorny moment in the world. It's very confusing to try and bridge what's actually going on out there versus what we hope to achieve in here. It's hard to bear the knowledge that the distance between the promise of equality and the experience of it are yet still so far apart for so many. It's hard knowing that this day which is meant to celebrate women must yet still be about how unsafe it is to be a woman, even less safe to be a girl.
Are we not all tormented that societal progress for women has in large part been in response to extreme gender violence? Are we not tormented by what women like Gisèle Pelicot, Virginia, and Malala Yousafzai—to name three amongst half the world—have had to endure? These women and girls had the bravery to demand justice when horrific violence was forced on them, and in doing so, by honoring their own right to dignity, changed the world. Are we not tormented by this cost of change?
Amid all this pain, all this proof of inequality, all this proof of the stubborn imbalance of justice, do we really dare celebrate? Well, it's just my opinion but yes, yes we absolutely do. It is absolutely our honor to celebrate the courage and power of the women who would not be denied their justice because they chose action in a world that expects silence. We celebrate their defiance and we in turn are defiant in celebration.
We come together today under complicated skies and yet we celebrate our generations of warriors who either by seemingly small individual actions or sweeping government and societal reform have stayed focused on the true goal of justice for all. Our fighters have been the cornerstone of accountability as political landscapes have changed and as power players have shifted. They have kept the momentum of progress moving forward to all corners of the world.
Progress which we know can be devastatingly slow but which is weaving together across time and space, making the lives, rights, and dignity of women and girls more equal in opportunity, more equal in safety, economic empowerment, and freedom to those historically favored. Their work has laid the path for gender equality which we proudly walk today together—a path which we pray will lead to the peace of future generations.
We celebrate the fact—the fact that strong, autonomous feminist movements are among the most consistent predictors of government action to address violence against women. We celebrate that we have come far enough to have evidence to prove that fact. We grieve that there is yet so much evidence of the necessity of this work. We celebrate, yes, we grieve as well, but no matter what, we keep going until it's done.
Today we come together in tribute to the hope and work and the grit of those who have not yielded to cynicism, who leave the candle of our collective faith in the importance of justice ever lit. And with every person who commits to ending gender-based violence in the physical and digital worlds, who commits to championing women's economic empowerment, who demonstrates authentic communication by listening and uplifting the voices of the unheard and in doing so blunts the danger of silence and self-censorship—to every person that does that here and up there and out there, the flame grows stronger and our experience of being human brighter.
Friends, our choosing to celebrate today does not signal that we are here to accommodate injustice. No, our celebration today affirms our determination to outlast it. Don't make us wait, please. Happy International Women's Day.
Pidato Bahasa Inggris | ANNE HATHAWAY: Jangan Biarkan Kami Menunggu (Terjemahan Lengkap)
Pembicara: Anne Hathaway (Duta Persahabatan Global UN Women)
Halo. Merupakan kehormatan besar bagi saya untuk berada di sini bersama Anda hari ini atas nama UN Women, untuk sekali lagi berada di posisi istimewa dalam menambahkan suara saya ke dalam paduan suara yang terus berkembang dari mereka yang merayakan Hari Perempuan Internasional.
Saya yakin saya tidak perlu memberi tahu Anda bahwa ini adalah momen yang aneh dan berduri di dunia. Sangat membingungkan mencoba menjembatani apa yang sebenarnya terjadi di luar sana dengan apa yang kita harap dapat dicapai di sini. Sulit untuk menanggung pengetahuan bahwa jarak antara janji kesetaraan dan pengalaman nyata tentangnya masih sangat jauh bagi banyak orang. Sulit mengetahui bahwa hari ini, yang dimaksudkan untuk merayakan perempuan, masih harus membahas tentang betapa tidak amannya menjadi seorang perempuan, dan bahkan lebih tidak aman lagi menjadi seorang anak perempuan.
Tidakkah kita semua tersiksa bahwa kemajuan sosial bagi perempuan sebagian besar merupakan tanggapan terhadap kekerasan gender yang ekstrem? Tidakkah kita tersiksa oleh apa yang harus dialami perempuan seperti Gisèle Pelicot, Virginia, dan Malala Yousafzai—tiga nama di antara separuh dunia? Perempuan dan anak perempuan ini memiliki keberanian untuk menuntut keadilan ketika kekerasan mengerikan dipaksakan kepada mereka, dan dengan melakukan itu, dengan menghormati hak mereka atas martabat, mereka mengubah dunia. Tidakkah kita tersiksa oleh harga yang harus dibayar demi perubahan ini?
Di tengah semua rasa sakit ini, semua bukti ketidaksetaraan ini, semua bukti ketidakseimbangan keadilan yang keras kepala ini, apakah kita benar-benar berani merayakannya? Yah, ini hanya pendapat saya, tapi ya, ya kita benar-benar harus melakukannya. Merupakan kehormatan bagi kita untuk merayakan keberanian dan kekuatan para perempuan yang tidak mau ditolak keadilannya karena mereka memilih tindakan di dunia yang mengharapkan kebisuannya. Kita merayakan perlawanan mereka dan sebaliknya kita pun melawan dalam perayaan ini.
Kita berkumpul hari ini di bawah langit yang rumit, namun kita merayakan generasi pejuang kita yang baik melalui tindakan individu yang tampak kecil atau reformasi pemerintah dan sosial yang luas, telah tetap fokus pada tujuan sejati yaitu keadilan bagi semua. Para pejuang kita telah menjadi batu penjuru akuntabilitas saat lanskap politik berubah dan saat para pemegang kekuasaan bergeser. Mereka telah menjaga momentum kemajuan terus bergerak maju ke seluruh pelosok dunia.
Kemajuan yang kita tahu bisa sangat lambat namun merajut bersama lintas waktu dan ruang, membuat kehidupan, hak, dan martabat perempuan dan anak perempuan lebih setara dalam kesempatan, lebih setara dalam keamanan, pemberdayaan ekonomi, dan kebebasan dibandingkan mereka yang secara historis lebih diuntungkan. Pekerjaan mereka telah meletakkan jalan bagi kesetaraan gender yang dengan bangga kita lalui bersama hari ini—jalan yang kita doakan akan membawa perdamaian bagi generasi mendatang.
Kita merayakan fakta—fakta bahwa gerakan feminis yang kuat dan otonom adalah salah satu prediktor paling konsisten dari tindakan pemerintah untuk menangani kekerasan terhadap perempuan. Kita merayakan bahwa kita telah melangkah cukup jauh hingga memiliki bukti untuk membuktikan fakta tersebut. Kita berduka bahwa masih ada begitu banyak bukti tentang perlunya pekerjaan ini. Kita merayakan, ya, kita juga berduka, tetapi apa pun yang terjadi, kita terus berjalan sampai selesai.
Hari ini kita berkumpul sebagai penghormatan kepada harapan, kerja keras, dan kegigihan mereka yang tidak menyerah pada sinisme, yang membiarkan lilin iman kolektif kita akan pentingnya keadilan tetap menyala. Dan dengan setiap orang yang berkomitmen untuk mengakhiri kekerasan berbasis gender di dunia nyata dan digital, yang berkomitmen untuk memperjuangkan pemberdayaan ekonomi perempuan, yang menunjukkan komunikasi autentik dengan mendengarkan dan mengangkat suara mereka yang tidak terdengar dan dengan melakukan itu menumpulkan bahaya kebisuannya dan sensor diri—kepada setiap orang yang melakukan itu di sini, di sana, dan di luar sana, nyala api itu tumbuh lebih kuat dan pengalaman kita sebagai manusia menjadi lebih cerah.
Teman-teman, pilihan kita untuk merayakan hari ini tidak menandakan bahwa kita di sini untuk mengakomodasi ketidakadilan. Tidak, perayaan kita hari ini menegaskan tekad kita untuk bertahan lebih lama darinya. Jangan biarkan kami menunggu, tolong. Selamat Hari Perempuan Internasional.
Daftar Kosakata Sulit (Vocabulary List)
Pelajari kata-kata sulit yang digunakan dalam pidato Anne Hathaway untuk meningkatkan kemampuan bahasa Inggris Anda:
| Word (English) | Part of Speech | Arti (Indonesian) |
|---|---|---|
| Thorny | Adjective | Rumit / Sulit / Berduri |
| Tormented | Verb/Adj | Tersiksa / Menderita |
| Endure | Verb | Menanggung / Bertahan |
| Defiance | Noun | Perlawanan / Pembangkangan |
| Warrior | Noun | Pejuang |
| Cornerstone | Noun | Batu penjuru / Fondasi |
| Autonomous | Adjective | Otonom / Mandiri |
| Grit | Noun | Kegigihan / Keberanian |
| Cynicism | Noun | Sinisme / Sifat skeptis |
| Outlast | Verb | Bertahan lebih lama |
Pidato Anne Hathaway di UN Women: Suara Kuat untuk Kesetaraan Gender
Pidato Anne Hathaway di forum UN Women pada tahun 2017 menjadi salah satu momen penting dalam perjuangan kesetaraan gender global. Dalam pidatonya, ia tidak hanya berbicara sebagai selebritas, tetapi sebagai seorang perempuan yang mengalami langsung realitas ketimpangan di masyarakat.
Latar Belakang Pidato
Anne Hathaway diangkat sebagai Global Goodwill Ambassador untuk UN Women. Dalam kesempatan tersebut, ia menyampaikan pidato yang berfokus pada isu cuti orang tua (parental leave) dan pentingnya peran laki-laki dalam perjuangan kesetaraan gender.
Ia menekankan bahwa kesetaraan bukan hanya isu perempuan, tetapi juga isu kemanusiaan.
Pesan Utama dalam Pidato
1. Kesetaraan Gender Bukan Hanya untuk Perempuan
Anne Hathaway menegaskan bahwa laki-laki juga harus terlibat aktif. Ia menyampaikan bahwa stereotip gender merugikan semua pihak—baik perempuan maupun laki-laki.
2. Pentingnya Parental Leave
- Perempuan sering terhambat kariernya karena peran sebagai ibu
- Laki-laki juga kehilangan kesempatan membangun kedekatan dengan anak
Dengan kebijakan cuti yang adil, keseimbangan ini bisa diperbaiki.
3. Pengalaman Pribadi yang Menyentuh
Anne Hathaway juga berbagi pengalaman pribadinya setelah menjadi ibu. Ia mengaku mulai melihat dunia dari perspektif yang berbeda, terutama terkait tekanan sosial terhadap perempuan.
Kenapa Pidato Ini Penting?
- Disampaikan dengan emosi yang jujur dan autentik
- Mengangkat isu nyata yang dialami banyak keluarga
- Mendorong perubahan kebijakan, bukan sekadar opini
Pesannya relevan di seluruh dunia, termasuk di negara berkembang yang masih menghadapi ketimpangan gender dalam dunia kerja.
Kesimpulan
Pidato Anne Hathaway di UN Women adalah pengingat bahwa kesetaraan gender membutuhkan kolaborasi semua pihak. Bukan hanya perempuan yang harus berjuang, tetapi juga laki-laki, institusi, dan pemerintah.
Dengan pesan yang kuat tentang empati, keadilan, dan tanggung jawab bersama, pidato ini menjadi inspirasi global untuk menciptakan dunia yang lebih setara.