Show Menu 2

5/20/26

Figure of Speech Euphemism: Pengertian, Fungsi, dan Contoh Terlengkap

Dalam berkomunikasi, terkadang kejujuran yang terlalu lugas bisa terasa menyakitkan, kasar, atau bahkan tabu. Di sinilah figure of speech atau gaya bahasa Euphemism (Eufemisme) hadir sebagai "penghalus" bahasa. Eufemisme adalah seni mengganti kata-kata yang dianggap menyinggung atau tidak menyenangkan dengan ungkapan yang lebih sopan dan tidak langsung. Artikel ini akan membahas bagaimana eufemisme bekerja untuk menjaga etika sosial dan perasaan lawan bicara tanpa menghilangkan inti pesan yang ingin disampaikan.


Apa Itu Euphemism?

Secara sederhana, euphemism adalah penggunaan kata atau frasa yang lebih halus untuk menggantikan istilah yang dianggap terlalu kasar, vulgar, atau menyedihkan.

Eufemisme sering digunakan dalam topik-topik sensitif seperti kematian, kondisi fisik, status ekonomi, hingga urusan profesional. Perhatikan perbedaannya:

  • Lugas: Dia dipecat dari perusahaannya karena kinerjanya buruk.
  • Euphemism: Dia dirumahkan (atau "let go") oleh perusahaannya sebagai bagian dari restrukturisasi.

Ciri-ciri Euphemism

Berikut adalah karakteristik utama yang membedakan eufemisme dari gaya bahasa lainnya:

  1. Penghalusan Makna: Mengubah dampak emosional dari negatif menjadi netral atau positif.
  2. Ketidakterus-terangan: Menghindari penyebutan objek atau kejadian secara frontal.
  3. Berbasis Etika: Tujuannya hampir selalu berkaitan dengan kesopanan dan tata krama.
  4. Konteks Budaya: Apa yang dianggap halus di satu tempat mungkin berbeda di tempat lain.

Fungsi dan Tujuan Euphemism

Mengapa kita perlu "berputar-putar" dengan eufemisme? Berikut alasannya:

  • Menjaga Perasaan: Menghindari rasa malu atau sakit hati pada lawan bicara (seperti saat menyampaikan berita duka).
  • Menghindari Tabu: Memungkinkan kita membicarakan hal-hal sensitif di ruang publik dengan cara yang terhormat.
  • Diplomasi: Digunakan dalam dunia politik dan bisnis untuk meredam reaksi negatif audiens.
  • Profesionalisme: Memberikan kesan bahwa pembicara memiliki kontrol diri dan pendidikan yang baik.

Contoh Euphemism dalam Berbagai Konteks

Berikut adalah kategori contoh eufemisme yang sering kita gunakan:

A. Contoh dalam Bahasa Inggris

No Kata Lugas (Harsh) Euphemism (Polite) Makna
1 Died Passed away Meninggal dunia
2 Unemployed Between jobs Sedang mencari peluang baru
3 Poor Economically disadvantaged Kurang mampu secara ekonomi
4 Fired Let go / Career transition Diberhentikan / Dipecat
5 Old people Senior citizens Lanjut usia / Lansia
6 Fat Full-figured / Curvy Berisi / Gemuk
7 Prison Correctional facility Lembaga Pemasyarakatan
8 Used car Pre-owned vehicle Mobil bekas
9 Garbage collector Sanitation engineer Petugas kebersihan
10 To lie To be economical with the truth Tidak jujur / Berbohong

B. Contoh dalam Bahasa Indonesia

No Kata Kasar / Lugas Eufemisme
1 Buta Tunanetra
2 Tuli Tunarungu
3 Pelayan / Pembantu Asisten Rumah Tangga
4 Penjara Lembaga Pemasyarakatan (Lapas)
5 Bui / Sel Hotel Prodeo
6 Gelandangan Tunawisma
7 Bodoh Kurang berprestasi / Lambat belajar
8 Pelacur Wanita Tuna Susila (WTS) / PSK
9 Kamar Mandi / WC Ke belakang / Peturasan
10 Hamil di luar nikah Kecelakaan

C. Contoh dalam Bisnis dan Politik

Dalam strategi komunikasi, eufemisme membantu menyampaikan kabar buruk tanpa memicu kepanikan.

No Istilah Nyata Euphemism
1 Kenaikan Harga Penyesuaian Tarif
2 Penurunan Kualitas Optimalisasi Biaya
3 Kematian Warga Sipil (Perang) Collateral Damage
4 Bangkrut Likuidasi Aset
5 Barang Murah Barang Ekonomis
6 Fired from a Job Let Go
7 Old People Senior Citizens
8 Prison Correctional Facility
9 Used Goods Pre-Owned Items
10 Cleaning Toilets Sanitation Engineer

Jenis atau Variasi Euphemism

Eufemisme muncul dalam berbagai bentuk, mulai dari penggantian satu kata hingga penggunaan istilah teknis yang terdengar lebih formal.

Penting untuk membedakannya dengan teknik penghalusan atau gaya bahasa lainnya:

  • Dysphemism: Kebalikan dari eufemisme, yaitu penggunaan istilah yang lebih kasar atau menghina untuk efek negatif (Contoh: "Mampus" untuk menggantikan "Meninggal").
  • Circumlocution: Berbicara berputar-putar tanpa langsung ke inti masalah, namun tidak selalu bertujuan untuk menghaluskan (Contoh: "Benda yang digunakan untuk menulis" untuk menyebut "Pena").
Catatan Penting: Syarat mutlak eufemisme adalah Substitution (Penggantian). Sebuah kalimat hanya dianggap eufemisme jika ia menggantikan istilah yang berpotensi menyinggung dengan istilah yang lebih dapat diterima secara sosial tanpa mengubah makna aslinya.

Penggunaan Euphemism dalam Berbagai Bidang

Eufemisme bukan hanya soal tata krama; ia adalah instrumen komunikasi yang vital di berbagai sektor:

  • Politik dan Pemerintahan: Digunakan untuk meredam kontroversi atau kritik publik. Contoh: Menggunakan istilah "Correctional facility" daripada "Prison" atau "Negative growth" untuk menggantikan "Recession".
  • Periklanan dan Penjualan: Menciptakan persepsi nilai yang lebih tinggi. Contoh: Mobil bekas dipasarkan sebagai "Certified Pre-owned" untuk memberikan kesan eksklusif dan terpercaya.
  • Etika Medis dan Kedukaan: Memberikan kenyamanan emosional dalam situasi sulit. Contoh: Tenaga medis sering menggunakan istilah "Passed away" atau "Berpulang" untuk berempati dengan keluarga pasien.
  • Dunia Korporat: Menghaluskan kabar buruk terkait kebijakan perusahaan. Contoh: Menggunakan "Right-sizing" atau "Efficiency program" sebagai pengganti kata pemecatan massal (layoff).
  • Norma Sosial Sehari-hari: Menghindari tabu terkait fungsi tubuh atau kondisi fisik agar interaksi tetap sopan dan nyaman.

Cara Membuat Euphemism yang Sopan

  1. Identifikasi kata atau topik yang dianggap kasar, terlalu lugas, atau bersifat tabu.
  2. Cari aspek positif atau netral dari konsep tersebut (misal: fokus pada "istirahat" daripada "kematian").
  3. Gunakan istilah teknis atau istilah asing yang terdengar lebih akademis (misal: "Economically disadvantaged" daripada "Poor").
  4. Pastikan ungkapan baru tetap dapat dipahami oleh audiens agar pesan tidak menjadi kabur.
  5. Sesuaikan tingkat kehalusan dengan situasi (formal vs non-formal).

Kelebihan dan Kekurangan Euphemism

Kelebihan Kekurangan
Menjaga harmoni sosial dan menunjukkan rasa hormat kepada lawan bicara. Dapat dianggap sebagai upaya untuk menutupi kebenaran (deceptive).
Mampu menyampaikan pesan sensitif tanpa memicu kemarahan atau trauma. Berisiko menciptakan kerancuan makna (ambiguity) jika terlalu bertele-tele.

Kesimpulan

Euphemism adalah alat retorika yang memungkinkan kita untuk tetap jujur tanpa harus bersikap kasar. Dengan memilih kata yang tepat, kita membangun jembatan empati dalam berkomunikasi. Gunakanlah eufemisme untuk menunjukkan kecerdasan emosional Anda, namun tetaplah waspada agar tidak menggunakannya untuk memanipulasi fakta yang seharusnya diketahui orang lain.

Latihan Kreatif (Uji Kemampuan Anda)

Baca dan cermatilah instruksi pada setiap bagian soal dengan teliti. Kerjakan latihan ini untuk mengukur pemahaman Anda tentang Euphemism (Eufemisme).

1. True or False

  • a. Determine whether the following statements are True (T) or False (F).
  • b. Read the statements below carefully, then circle T if it is true and F if it is false.
1. Euphemism is used to make a harsh statement sound more polite.
2. "Passed away" is a euphemism for being born.
3. Euphemism helps to avoid social embarrassment or taboo topics.
4. "Sanitation engineer" is a euphemism for a doctor.
5. Euphemisms can sometimes be used to hide the truth (Double-speak).
6. "Dysphemism" is the exact same thing as Euphemism.
7. Using "let go" instead of "fired" is common in corporate settings.
8. Euphemisms make communication more aggressive and direct.
9. "Senior citizen" is a polite way to describe an old person.
10. A "pre-owned vehicle" is a euphemism for a brand new car.

2. Multiple Choice

  • a. Read the statements below carefully, choose the most appropriate answer.
  • b. Select the answer A, B, C, or D that you think is most correct.

1. What is the primary purpose of using a euphemism?





2. Which of these is a euphemism for "unemployed"?





3. In a military context, "collateral damage" usually refers to...





4. Which phrase is a euphemism for "lying"?





5. If someone is "vertically challenged," it means they are...





6. "Economically disadvantaged" is a euphemism for...





7. What is a "correctional facility"?





8. A "powder room" is a common euphemism for...





9. "Putting a pet to sleep" means...





10. "Thin on top" is a polite way to say someone is...




LIHAT KUNCI JAWABAN

  1. B. To replace a harsh word with a more pleasant one.
  2. B. Between jobs.
  3. C. Accidental civilian casualties.
  4. B. Being economical with the truth.
  5. C. Short.
  6. A. Poor.
  7. B. A prison.
  8. B. A toilet or bathroom.
  9. B. Euthanizing the pet.
  10. B. Bald.

3. Fill in the Blank

  • a. Complete the sentences with the correct Euphemism-related word.
  • b. Fill in the blanks below with short and correct answers.

1. Instead of saying "cheap," a salesperson uses "________."
(pilihan: low / affordable / bad)

2. "Passed away" is a euphemism used to avoid the word ________.
(pilihan: died / left / born)

3. "Senior citizens" is a polite term for ________ people.
(pilihan: young / old / rich)

4. A car that was previously owned by someone else is called "________."
(pilihan: pre-owned / antique / broken)

5. "Sanitation engineer" is a fancy name for a ________ collector.
(pilihan: tax / garbage / coin)

6. When a company is "downsizing," it is ________ workers.
(pilihan: hiring / firing / training)

7. "Big-boned" or "full-figured" are euphemisms for ________.
(pilihan: overweight / tall / strong)

8. To "let someone go" is a corporate way of ________ them.
(pilihan: promoting / dismissing / helping)

9. "Developing nations" is a euphemism for ________ countries.
(pilihan: rich / poor / small)

10. Being "indisposed" is a polite way to say you are ________.
(pilihan: sick / happy / busy)

11. "Comfort station" is an old euphemism for a ________.
(pilihan: bedroom / public toilet / park)

12. "Tidying up the books" can be a euphemism for ________ fraud.
(pilihan: financial / academic / legal)

13. "Physically challenged" is used instead of the word ________.
(pilihan: disabled / strong / slow)

14. "A bit of a temper" usually means someone is ________.
(pilihan: calm / aggressive / funny)

15. "Taking a permanent rest" is another way of saying ________.
(pilihan: sleeping / dying / retiring)

16. "Under the weather" is a common euphemism for feeling ________.
(pilihan: unwell / excited / cold)

17. "Authentic reproduction" is a fancy term for a ________.
(pilihan: original / fake/copy / masterpiece)

18. "Negative contribution" is a corporate euphemism for a ________.
(pilihan: mistake/loss / bonus / gift)

19. "Relocation center" was a euphemism for a ________ camp.
(pilihan: summer / prison/internment / holiday)

20. "Functional" in house ads often means the house is ________.
(pilihan: fancy / small/basic / large)

LIHAT KUNCI JAWABAN

  1. Affordable
  2. Died
  3. Old
  4. Pre-owned
  5. Garbage
  6. Firing
  7. Overweight
  8. Dismissing
  9. Poor
  10. Sick
  1. Public toilet
  2. Financial
  3. Disabled
  4. Aggressive
  5. Dying
  6. Unwell
  7. Fake/Copy
  8. Mistake/Loss
  9. Prison/Internment
  10. Small/Basic

✨ Frequently Asked Questions about Euphemism

Apa fungsi utama Euphemism dalam komunikasi?
📖 Fungsi utamanya adalah untuk menghaluskan penyampaian informasi yang sensitif, kasar, atau tidak menyenangkan agar tetap menjaga etika kesopanan dan perasaan lawan bicara.

Kapan sebaiknya kita menggunakan Euphemism?
✨ Gunakanlah dalam situasi berikut:
  • Menyampaikan berita duka cita (kematian).
  • Membicarakan kondisi fisik atau kekurangan seseorang secara sopan.
  • Dalam lingkungan profesional (seperti HRD saat melakukan pemutusan hubungan kerja).
  • Menghindari kata-kata tabu di ruang publik.

Apa perbedaan antara Euphemism dan Dysphemism?
⚖️ Keduanya adalah kutub yang berlawanan:
  • Euphemism: Mengganti kata kasar menjadi halus (Contoh: "Meninggal" menjadi "Berpulang").
  • Dysphemism: Mengganti kata normal menjadi lebih kasar atau menghina (Contoh: "Meninggal" menjadi "Mampus").

Apakah Euphemism selalu bersifat positif?
⚠️ Tidak selalu. Kadang eufemisme digunakan secara negatif dalam politik atau bisnis untuk menutupi fakta yang buruk (disebut Double-speak).
💡 Contoh: Menggunakan kata "Collateral damage" untuk menyebut kematian warga sipil dalam perang agar terdengar kurang mengerikan.

Apa perbedaan Euphemism dengan Circumlocution?
🎯 Euphemism fokus pada penggantian istilah agar lebih sopan. Sedangkan Circumlocution adalah berbicara berputar-putar karena tidak tahu nama bendanya atau sengaja ingin memperpanjang kalimat tanpa tujuan kesopanan yang spesifik.

Bagaimana cara membuat Euphemism sendiri?
🛠️ Gunakan teknik "Focus on the Positive":
  1. Cari kata yang lebih teknis atau medis (Medical terminology).
  2. Gunakan kata sifat yang lebih lembut (Soft adjectives).
  3. Gunakan ungkapan tidak langsung (Metaphorical phrases).
💡 Contoh: Daripada bilang "miskin", gunakan "kurang beruntung secara ekonomi".

Kesimpulan: Euphemism adalah tanda kedewasaan dalam berbahasa. Ia menunjukkan bahwa kita peduli pada kenyamanan orang lain saat mendengarkan kebenaran yang pahit. Kuncinya: Be kind with your words, but stay clear with your message!

ADD YOUR COMMENT:

 
English Updates
Copyright © 2020 Paja Tapuih